Posted January 20, 2013 by wisata in PICNIC SEPUTAR JOGJA
 
 

Legenda Prambanan

featpramJP
featpramJP

Legenda Bandung Bondowoso
Alkisah, hiduplah seorang putra Raja dari kerajaan Pengging bernama Bandung Bondowoso. Bandung berhasil membunuh Prabu Baka, seorang Raja serakah dari kerajaan musuh yang memiliki seorang anak gadis bernama Lara Jonggrang. Raja Pengging sangat bangga terhadap Bandung, karena telah membunuh Prabu Baka. Raja yakin bahwa Yang Maha Kuasa telah memakai Bandung untuk menghukum Prabu Baka. Bandung dianggap sebagai pahlawan yang membela keadilan. Oleh karena itu, Raja Pengging membuat pesta selama 40 hari 40 malam untuk menyambut kepulangan Bandung dari medan perang .

Ternyata Raja Pengging belum mengetahui bahwa selain membunuh Prabu Baka, Bandung pun telah mengutuk Lara Jonggrang menjadi arca karena murkanya. Bandung memang menyukai Lara Jonggrang dan ingin menikahinya. Lara Jonggrang memberi syarat pada Bandung bahwa untuk menikahinya, Bandung harus membuat baginya 1000 candi dalam satu malam. Bandung menyanggupi persyaratan yang diberikan Lara Jonggrang. Segera Bandung meminta pertolongan dari pasukan jin untuk membantunya membangun 1000 candi dalam satu malam.
lagi belum selesai dibuat, tiba-tiba ayam-ayam berkokok, tanda matahari mulai terbit. Segera pasukan jin itu pergi dan meninggalkan pekerjaan pembangunan candi itu, meski belum selesai, karena memang para jin takut pada cahaya matahari. Bandung sangat kecewa, apalagi ketika diketahuinya bahwa itu semua hanya akal-akalan Lara Jonggrang. Lara Jonggrang menyuruh semua wanita di desa itu untuk memukul palungan, seakan-akan sedang menumbuk padi, sehingga ayam-ayam terbangun dan berkokok. Karena ayam-ayam itu berkokok, para jin mengira matahari akan segera terbit. Lara Jonggrang berhasil mencurangi Bandung. Bandung sangat marah dan tidak dapat mengontrol emosinya, ia mengutuk Lara Jonggrak menjadi arca untuk menggantikan satu candi yang belum terselesaikan. Setelah Lara Jonggrang menjadi arca, baru sadarlah Bandung bahwa ia telah melakukan hal yang bodoh karena hanya menuruti emosinya. Bandung menjadi sedih dan menyesal karena telah mengutuk Lara Jonggrang menjadi arca. Akhirnya, ia meninggalkan Lara Jonggrang yang telah menjadi arca dan kembali ke kerajaannya.

Setelah pesta penyambutan Bandung selesai, Raja memanggil Bandung dan bertanya: “Mengapa kau terlihat sedih? Sejak datang kau tidak sama sekali terlihat senang.” Ternyata Raja memperhatikan perangai Bandung yang sedih dan tidak bersemangat sejak pulang dari pertarungan melawan Prabu Baka, padahal ia memenangkan pertarungan itu. Bandung tidak dapat lagi menyembunyikan kesedihannya, dengan menangis ia menceritakan semua peristiwa yang membuatnya menjadi sedih, yaitu karena telah mengubah Lara Jonggrang menjadi arca. Raja sangat terkejut ketika mendengar apa yang diceritakan oleh Bandung, seharusnya Bandung lebih sabar lagi jika menghendaki Lara Jonggrang menjadi istrinya. Raja menjadi sangat marah dan kecewa pada Bandung, Raja merasa anaknya sungguh tidak berperikemanusiaan. Tanpa diduga Raja berkata, “Bandung, kau seorang ksatria yang memiliki karakter seekor binatang”. Segeralah, Raja merubah Bandung diubah menjadi seekor lembu yang dinamai Lembu Sora.

Namun, meski sudah diubah menjadi seekor lembu, Bandung masih mencintai Lara Jonggrang. Akhirnya, Raja menyatukan Bandung dengan Lara Jonggrang dengan lalu mengubah Bandung menjadi arca lembu yang menjadi alas kaki Lara Jonggrang. Begitulah kisah Bandung Bondowoso yang dikutuk oleh Raja Pengging menjadi arca lembu, yang dapat kita lihat sampai kini di Candi Prambanan.

Candi Prambanan tepatnya terletak sekitar 17 kilometer di arah Timur Laut Yogyakarta, arah kota Solo. Candi Prambanan sebenarnya merupakan komplek percandian yang sangat kental dengan budaya Hinduisme dengan candi induk menghadap ke arah Timur. Di bilik utama pada candi induk terdapat arca dewa Siwa, sehingga bisa dikatakan bahwa sebenarnya candi Prambanan merupakan candi Siwa.

 

Komentar Anda

komentar facebook


wisata

 
Wisata Piknik ke Jogja Baca dulu JogjaPicnic