Posted January 23, 2013 by wisata in PICNIC SEPUTAR JOGJA
 
 

Ajang Pamer Kesurupan Kuda Lumping

kesurupanJPBentara Budaya Yogyakarta, kembali mengadakan pameran seni rupa ‘Kesurupan Kuda Lumping’ mulai tanggal 15-23 Januari 2013. Pameran seni rupa ‘Kesurupan Kuda Lumping’ digagas oleh Dr. Sindhunata, SJ. Merupakan bagian dari rangkaian acara yang dimulai dengan sarasehan mengenai kuda lumping, dengan menghadirkan pembicara Sutanto Mendut, Dr. Sumaryono, MA, dan Dr. Sindhunata, SJ.

Menjadi menarik, karena nantinya akan ada pentas kuda lumping oleh Kelompok Turonggo Bekso dari Gamping di Omah Petroek, Karang Klethak, Pakem, Sleman. Para perupa yang hadir akan merespon pertunjukan kuda lumping dengan menggunakan imajinasi bahasa visual. Dari pertunjukan kolaborasi tersebut nantinya perupa akan membuat karya yang dipamerkan dalam pameran tersebut.

Sebanyak 25 seniman tampil dalam pameran Kesurupan Kuda Lumping yang digelar Bentara Budaya Yogyakarta. Para seniman ini berusaha menafsirkan kesenian kuda lumping atau jathilan dengan gaya, ekspresi, serta pemaknaan mereka masing-masing. Kurator Bentara Budaya Yogyakarta Sindhunata mengatakan, tema Kesurupan Kuda Lumping yang dipilih dalam pameran ini menggambarkan situasi serta kondisi Indonesia yang banyak diliputi dengan “kesurupan-kesurupan”.

Kesurupan di sini diartikan sebagai keadaan karut-marut dalam hal politik, ekonomi, pendidikan, dan sebagainya. “Banyak orang saat ini mengalami kesurupan. Mereka dirasuki roh korupsi, roh kebohongan, roh kekerasan, dan roh-roh keburukan lainnya,” kata dia.

Pameran Kesurupan Kuda Lumping ini merupakan kelanjutan dari diskusi tentang kesenian jathilan di Omah Petroek, Karangklethak, Wonorejo, Hargobinangun, Pakem, Sleman bulan Desember 2012 lalu.
[Words by. RM / Pic by. DS + FR]

Komentar Anda

komentar facebook


wisata

 
Wisata Piknik ke Jogja Baca dulu JogjaPicnic